Menerapkan Nilai Trilogi Nusa Putra di Kehidupan Bermasyarakat
Halo teman teman...
Perkenalkan nama saya Taufik Rahman dari program studi Sistem Informasi. Berkuliah di Nusa Putra membawa pengalaman tersendiri bagi saya. Karena disini, kami diajarkan untuk terus menjunjung tinggi nilai dari Trilogi Nusa Putra yaitu :
1. Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan)2. Amor Parentium (Cinta Kasih Orang Tua)3. Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama)
Ketiga hal tersebut dapat dilihat di situs nusa putra yang ini :https://nusaputra.ac.id/id/tentang/nilai-nilai-luhur/. Maka dari itu, saya dan teman teman saya telah melaksanakan kegiatan yang berlandaskan nilai nilai luhur Nusa Putra tersebut sebagai bentuk dari tanggung jawab kami sebagai mahasiswa Universitas Nusa Putra. Kami telah melakukan kegiatan yaitu bersih bersih di suatu masjid yang berada di daerah Goalpara. Kegiatan ini kami lakukan dengan antusias tentunya karena kami melakukan hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Hal ini kami lakukan juga supaya jamaah yang melakukan ibadah Sholat di masjid tersebut dapat melaksanakan ibadahnya dengan lebih nyaman. Selain membersihkan masjid, kami juga memberikan peralatan kebersihan guna menunjang kebutuhan masjid tersebut.
![]() |
Pemberian Peralatan kebersihan kepada pengurus masjid setempat |
![]() |
Berfoto dengan pengurus masjid setempat |
Dari kegiatan yang telah kami lakukan, kami menyadari bahwa kuliah itu bukan hanya soal datang ke kampus, mengerjakan tugas, menyelesaikan perkuliahan lalu pulang. Tapi kuliah lebih dari itu, kuliah adalah juga tentang tanggung jawab terhadap dimana kita berada. Menurut saya membersihkan masjid merupakan salah satu wujud dari mengaplikasikan 3 nilai luhur terutama amor deus dan amor concervis dimana amor deus artinya adalah cinta kasih tuhan. Dalam hal ini membersihkan tempat ibadah sama seperti wujud cinta kepada tuhan karena pada dasarnya, rumah ibadah adalah rumah tuhan. Selain itu, dengan bersih nya tempat ibadah atau dalam hal ini adalah masjid membuat kita sebagai jamaah akan terasa nyaman dalam beribadah dan lebih khusyu lagi. Lalu ada amor concervis yang artinya membantu sesama. Membantu bukan hanya soal memberikan bantuan atau santunan saja, tapi juga membantu tugas atau kegiatan yang ada di masyarakat sekitar. Dalam konteks ini, kita telah membantu masyarakat sekitar untuk membersihkan masjid sehingga masyarakat sekitar akan merasa lebih nyaman dalam menggunakan tempat ibadah tersebut.
Sebagai seseorang yang mengaku "berpendidikan" harusnya kita dapat menerapkan pendidikan kita di kehidupan yang nyata seperti kehidupan bermasyarakat yang tentu saja sangat penting. Tidak harus kegiatan yang besar dan butuh effort berlebih, cukup dengan kegiatan kegiatan sederhana yang dimana kita dapat menggerakan masyarakat setempat dengan konsisten dan tentunya positif. Hal ini akan menumbuhkan rasa kebersamaan masyarakat sekitar. Contohnya seperti kegiatan ronda, kerja bakti dan sebagainya. Karena apa yang dilakukan masyarakat tersebut, akan memberi dampak yang baik juga bagi masyarakat itu sendiri. Walaupun kegiatan tersebut tidak harus dilakukan oleh orang berpendidikan, namun sebagai mahasiswa, kita harus bisa memimpin atau mempionirkan hal hal semacam ini. Ilmu perkuliahan adalah ilmu umum yang bisa kita dapatkan secara "cuma-cuma" di dunia serba teknologi ini, namun ada pendidikan karakter juga yang akan kita dapatkan di bangku universitas dan harus kita aplikasikan di kehidupan yang sebenarnya.
Terima kasih telah membaca blog ini teman teman..
Komentar
Posting Komentar